Krystal f(x) Resmi Keluar dari Agensi SM

Krystal f(x) Resmi Keluar dari Agensi SM

Krystal f(x) Resmi Keluar dari Agensi SM – Berikut ini merupakan artikel yang membahas tentang hengkangnya artis cantik Krystal f(x) dari agensi korea SM Entertainment.

Chrystal Soo Jung yang dikenal dengan nama panggung Krystal, adalah seorang penyanyi, penari, model dan aktor asal Korea Selatan. Ia merupakan anggota girlband Korea Selatan, f(x) yang dibawah label SM Entertainment pada 2009.

Krystal f(x) sudah beberapa bulan lalu dikabarkan berniat meninggalkan SM Entertainment. Kini keputusan tersebut telah diresmikan melalui sebuah pernyataan.

Pernyataan dirilis oleh manajemen baru Krystal. Setelah kontraknya dengan SM Entertainment berakhir pada Agustus 2020, ia memilih untuk menandatangani kontrak dengan H& Entertainment.

“Kami dengan senang hati bisa memulai perjalanan baru dengan Jung Soo Jung (nama asli Krystal) yang membuat awal baru dan berjalan menuju perubahan,” ungkap Hong Min Ki, CEO dari H& Entertainment.

“Kami akan memberikan dukungan yang maksimal bagi Jung Soo Jung, yang meraih popularitas global setelah debut sebagai penyanyi dan memulai melambungkan namanya sendiri di dunia akting. Sehingga ia bisa memperlihatkan akting dengan lebih mendalam dan menjalani aktivitas lain,” pungkasnya.

Baca Juga: Kondisi Song Hye Kyo dan Song Jong Ki Setelah Bercerai

H& Entertainment diketahui merupakan ‘rumah’ dari sejumlah aktor-aktor besar. Di antaranya Jung Ryeo Won, Song Dam Bi, Kwang Dong Yeon, hingga Jung In Sun.

Seperti yang diketahui, Krystal memang lebih banyak terjun ke dunia akting setelah tak lagi aktif bersama f(x). Proyek terbarunya bertajuk Search, yang baru ditayangkan 17 Oktober 2020.

Search merupakan drama Korea thriller yang mengambil tema militer tentang sekelompok tim pencarian khusus yang berusaha mengungkap kebenaran di balik pembunuhan dan kehilangan misterius yang terjadi di zona demiliterisasi (DMZ).

Krystal berperan sebagai Son Ye Rim, perwira khusus dan letnan Komando Pertahanan CBR (kimia, biologis, dan radiologis). Dengan kecerdasannya, ia memperoleh skor tertinggi dalam ilmu sains di bidang militer dan evaluasi komprehensif selama menjalani pelatihan di ROTC (Reserve Officers’ Training Corps).

Setelah lulus dengan nilai tertinggi, Son Ye Rim bergabung dengan Akademi Militer Amerika Serikat dan menyelesaikan pelatihan di luar negeri. Letnan Son Ye Rim pun ditugaskan menyelesaikan kasus misterius di DMZ.